
Agak mirip dengan kasus Susno Duadji di Indonesia sebagai whistleblower kasus Pajak Gayus dkk. Susno termasuk juga Gayus membeberkan kasus pelanggaran pajak yang banyak bikin para pejabat sampai konglomerat yang diduga terlibat jadi ‘kebakaran jenggot’. Kasusnya sudah masuk ke ranah politik dan makin seru saja serta menjadi ajang untuk saling membusukkan dan menjatuhkan citra para calon yang akan ikut kontes calon Presiden Pemilu 2014.
Lain halnya dengan Julian Assange sang ‘James Bond’, pendiri Wikileaks ini malah lebih dahsyat lagi. Jagoan hacker ini bahkan mampu membuat negara ‘Uncle Sam’ menjadi meradang panas dingin. Ratusan ribu file serta video yang sangat confidential milik AS berkenaan dengan kebijakan luar negerinya yang sangat ‘kolonial’ sudah bisa diakses bebas oleh masyarakat umum lewat situsnya. Isinya membuat ketar-ketir pejabat militer dan para agen intelejen AS yang masih aktif di lapangan di seluruh dunia, karena identitasnya bisa terungkap.
Data tersebut sangat menyudutkan citra AS dan sekutunya sebagai negara pengusung demokrasi yang kemudian di jungkir balikkan dengan kenyataan operasional di lapangan. Kebijakan luar negeri AS sudah ditelanjangi oleh wikileaks, sudah jelas terlihat seperti srigala berbulu domba. Sampai saat ini pemerintah AS belum mengatakan bahwa data-data wikileaks itu palsu atau bohong. Mereka malah mengecam dan menjadikan Julian Assange buronan. Sehingga jelas semua data yang disebar wikileaks adalah valid dan asli.
Sebuah film video yang telah diungkap wikileaks tentang pembunuhan reporter dari Reuter, oleh militer AS lewat helicopter Apache waktu meliput perang Irak mampu membuat dunia menjadi ‘shock’. Kejadian itu menggambarkan bagaimana para tentara yang biadab itu tidak menyisakan satu nyawapun, bahkan sebuah mobil van yang mencoba menolong seseorang yang sekarat dibantai habis sambil tertawa-tawa ibarat bermain ‘video game’. Padahal ketika diperiksa didalamnya terdapat dua korban anak-anak.

Dari data tersebut salah satunya juga terungkap niat Israel untuk menyerang Palestina waktu akhir tahun 2008. Seperti perampok membagi-bagi wilayah jarahan, Israel mempersilahkan Mesir dan Fatah untuk menguasai Palestina yang dipimpin Hamas setelah di serang oleh israel. Namun keduanya menolak. Satu bocoran yang paling kontroversial adalah instruksi dari Washington lewat Hillary Clinton untuk memata-matai petinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Beberapa topik yang di bahas dalam wikileaks antara lain adalah :
Disebutkan, Raja Abdullah dari Arab Saudi berulangkali mendesak AS agar menyerang Iran untuk menghancurkan fasilitas nuklir, karena dikhawatirkan bisa digunakan menjadi bom atom.
Upaya Iran untuk mencontoh roket-roket Korea Utara untuk rudal jarak jauh.
Korupsi di tubuh pemerintahan Afganistan, yang terbukti kian parah saat seorang pejabat senior ditemukan membawa uang tunai sebesar US$50 juta saat dinas ke luar negeri.
Upaya mengosongkan kamp penjara di Teluk Guantanamo.
Jerman pada 2007 diberi peringatan agar tidak menangkap sejumlah agen Dinas Intelijen CIA yang terlibat dalam suatu operasi.
Instruksi Menlu AS Hillary Clinton kepada pejabat AS agar memata-matai kepemimpinan PBB.
Dugaan hubungan antara pemerintah Rusia dengan kriminal yang terorganisir.
Upaya AS untuk mencegah Suriah mengirim senjata kepada kelompok Hisbullah di Lebanon.
Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi disebut diplomat AS sebagai orang “yang lemah, angkuh dan tidak efektif sebagai pemimpin modern Eropa”.
Tahun 2008, Kedubes AS di Moskow melukiskan Presiden Dmitry Medvedev sebagai “Robin untuk Batman”.
Kedubes AS juga menyebutkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-il sebagai “pemimpin tua yang lembek” yang menderita stroke.
Sedangkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dirujuk sebagai “Hitler”.
Kolonel Muammar Khadafi dari Libya selalu melakukan perjalanan dengan perawat Ukraina berambut pirang yang montok.
Menteri Kerja Sama Internasional Afrika Selatan menyebut Presiden Zimbabwe Mugabe sebagai “orang tua gila”.
Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dikatakan orang yang kurus dan otoriter.
Kanselir Jerman Angela Merkel dilukiskan orang yang ingin “menghindari risiko dan jarang kreatif”.
Presiden Afghanistan Hamid Karzai juga digambarkan diplomat Amerika “sangat lemah”.
http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=50684&Itemid=55

Bukan AS jika tidak mampu membasmi orang-orang atau negara yang menentang hegemoninya. Saat ini Julian Assange di fitnah dan diserang pribadinya. Ia difitnah pernah memperkosa seorang wanita, namun pengadilan Swedia tidak menemukan bukti dan memutuskan tidak bersalah. Perpecahan ditubuh wikileaks juga diungkap dan dibesar-besarkan, Julian Assange yang menyandang PhD dalam fisika ini dianggap rekan-rekannya keras kepala dan mencoba mendominasi wikileaks.
Saat ini mata dunia sudah dibuka oleh wikileaks mengenai sepak terjang AS dan sekutunya. Jelas terlihat segala cara digunakan AS untuk mempertahankan hegemoninya diseluruh dunia. Semua propaganda dan informasi versi AS dan sekutunya mampu membuat sebagian masyarakat dunia terbuai dan melegitimasi kebijakan luar negeri dan militernya yang sangat menindas itu.
Wikileaks hanya sekedar membeberkan fakta-fakta yang terjadi dilapangan saja. Tidak ada kemampuan militer atau diplomasi apapun, sekali lagi yang disuguhkan hanyalah “Informasi”. AS dan sekutunya adalah negara-negara yang dikendalikan oleh rezim yang berkuasa. Namun dipastikan masyarakatnya masih banyak yang mempunyai hati nurani. Harapannya adalah semoga mereka mampu memilih pemimpin yang tepat dan meluruskan kembali negaranya agar lebih bijak.
Peace…..
Tags: amerika, asange, julian, reuter, whistleblower, wikileaks



