Posted by: goofy | 30 November 2010

WikiLeaks The Whistleblower

wikileaks_-logo1

Agak mirip dengan kasus Susno Duadji di Indonesia sebagai whistleblower kasus Pajak Gayus dkk. Susno termasuk juga Gayus membeberkan kasus pelanggaran pajak yang banyak bikin para pejabat sampai konglomerat yang diduga terlibat jadi ‘kebakaran jenggot’. Kasusnya sudah masuk ke ranah politik dan makin seru saja serta menjadi ajang untuk saling membusukkan dan menjatuhkan citra para calon yang akan ikut kontes calon Presiden Pemilu 2014.

Lain halnya dengan Julian Assange sang ‘James Bond’, pendiri Wikileaks ini malah lebih dahsyat lagi. Jagoan hacker ini bahkan mampu membuat negara ‘Uncle Sam’ menjadi meradang panas dingin. Ratusan ribu file serta video yang sangat confidential milik AS berkenaan dengan kebijakan luar negerinya yang sangat ‘kolonial’ sudah bisa diakses bebas oleh masyarakat umum lewat situsnya. Isinya membuat ketar-ketir pejabat militer dan para agen intelejen AS yang masih aktif di lapangan di seluruh dunia, karena identitasnya bisa terungkap.

Data tersebut sangat menyudutkan citra AS dan sekutunya sebagai negara pengusung demokrasi yang kemudian di jungkir balikkan dengan kenyataan operasional di lapangan. Kebijakan luar negeri AS sudah ditelanjangi oleh wikileaks, sudah jelas terlihat seperti srigala berbulu domba. Sampai saat ini pemerintah AS belum mengatakan bahwa data-data wikileaks itu palsu atau bohong. Mereka malah mengecam dan menjadikan Julian Assange buronan. Sehingga jelas semua data yang disebar wikileaks adalah valid dan asli.

Sebuah film video yang telah diungkap wikileaks tentang pembunuhan reporter dari Reuter, oleh militer AS lewat helicopter Apache waktu meliput perang Irak mampu membuat dunia menjadi ‘shock’. Kejadian itu menggambarkan bagaimana para tentara yang biadab itu tidak menyisakan satu nyawapun, bahkan sebuah mobil van yang mencoba menolong seseorang yang sekarat dibantai habis sambil tertawa-tawa ibarat bermain ‘video game’. Padahal ketika diperiksa didalamnya terdapat dua korban anak-anak.

0406-wikileaks-iraqi-journalists_full_6001

Dari data tersebut salah satunya juga terungkap niat Israel untuk menyerang Palestina waktu akhir tahun 2008. Seperti perampok membagi-bagi wilayah jarahan, Israel mempersilahkan Mesir dan Fatah untuk menguasai Palestina yang dipimpin Hamas setelah di serang oleh israel. Namun keduanya menolak. Satu bocoran yang paling kontroversial adalah instruksi dari Washington lewat Hillary Clinton untuk memata-matai petinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Beberapa topik yang di bahas dalam wikileaks antara lain adalah :

Disebutkan, Raja Abdullah dari Arab Saudi berulangkali mendesak AS agar menyerang Iran untuk menghancurkan fasilitas nuklir, karena dikhawatirkan bisa digunakan menjadi bom atom.

Upaya Iran untuk mencontoh roket-roket Korea Utara untuk rudal jarak jauh.

Korupsi di tubuh pemerintahan Afganistan, yang terbukti kian parah saat seorang pejabat senior ditemukan membawa uang tunai sebesar US$50 juta saat dinas ke luar negeri.

Upaya mengosongkan kamp penjara di Teluk Guantanamo.

Jerman pada 2007 diberi peringatan agar tidak menangkap sejumlah agen Dinas Intelijen CIA yang terlibat dalam suatu operasi.

Instruksi Menlu AS Hillary Clinton kepada pejabat AS agar memata-matai kepemimpinan PBB.

Dugaan hubungan antara pemerintah Rusia dengan kriminal yang terorganisir.

Upaya AS untuk mencegah Suriah mengirim senjata kepada kelompok Hisbullah di Lebanon.

Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi disebut diplomat AS sebagai orang “yang lemah, angkuh dan tidak efektif sebagai pemimpin modern Eropa”.

Tahun 2008, Kedubes AS di Moskow melukiskan Presiden Dmitry Medvedev sebagai “Robin untuk Batman”.

Kedubes AS juga menyebutkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-il sebagai “pemimpin tua yang lembek” yang menderita stroke.

Sedangkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dirujuk sebagai “Hitler”.

Kolonel Muammar Khadafi dari Libya selalu melakukan perjalanan dengan perawat Ukraina berambut pirang yang montok.

Menteri Kerja Sama Internasional Afrika Selatan menyebut Presiden Zimbabwe Mugabe sebagai “orang tua gila”.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dikatakan orang yang kurus dan otoriter.

Kanselir Jerman Angela Merkel dilukiskan orang yang ingin “menghindari risiko dan jarang kreatif”.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai juga digambarkan diplomat Amerika “sangat lemah”.

http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=50684&Itemid=55

julian-assange-editor-wikileaks1

Bukan AS jika tidak mampu membasmi orang-orang atau negara yang menentang hegemoninya. Saat ini Julian Assange di fitnah dan diserang pribadinya. Ia difitnah pernah memperkosa seorang wanita, namun pengadilan Swedia tidak menemukan bukti dan memutuskan tidak bersalah. Perpecahan ditubuh wikileaks juga diungkap dan dibesar-besarkan, Julian Assange yang menyandang PhD dalam fisika ini dianggap rekan-rekannya keras kepala dan mencoba mendominasi wikileaks.

Saat ini mata dunia sudah dibuka oleh wikileaks mengenai sepak terjang AS dan sekutunya. Jelas terlihat segala cara digunakan AS untuk mempertahankan hegemoninya diseluruh dunia. Semua propaganda dan informasi versi AS dan sekutunya mampu membuat sebagian masyarakat dunia terbuai dan melegitimasi kebijakan luar negeri dan militernya yang sangat menindas itu.

Wikileaks hanya sekedar membeberkan fakta-fakta yang terjadi dilapangan saja. Tidak ada kemampuan militer atau diplomasi apapun, sekali lagi yang disuguhkan hanyalah “Informasi”. AS dan sekutunya adalah negara-negara yang dikendalikan oleh rezim yang berkuasa. Namun dipastikan masyarakatnya masih banyak yang mempunyai hati nurani. Harapannya adalah semoga mereka mampu memilih pemimpin yang tepat dan meluruskan kembali negaranya agar lebih bijak.

Peace…..

http://twitter.com/wikileaks

Tags: , , , , ,

Posted by: goofy | 22 November 2010

Haji & Korupsi

mabit-mina1

“Lempar jumroh di Indonesia saja, wong setannya banyak di sini. Kenapa ini tidak dilemparin, dari BUMN, instansi, banyak kok iblis dan setannya,” kata Thamrin dalam sebuah diskusi di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (5/11).

http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2010/11/05/33347/Thamrin-DPR-Lempar-Jumroh-di-Indonesia-Saja

Untuk hal yang satu ini saya sependapat dengan sikap kritis pak Thamrin Amal Tamagola tentang fenomena haji dan hubungannya dengan korupsi dan mismanajemen di indonesia. Kita tidak perlu lagi melempar jumroh di Mina, kenyataannya para iblis berbentuk manusia banyak berkeliaran di Indonesia. Mereka adalah para koruptor dan pollitikus busuk yang sedang membangkrutkan negeri ini.

Dalam dialog yang lain beliau juga menyoroti suatu hubungan yang lumayan kuat antara jumlah kuota haji Indonesia yg besar dengan peringkat korupsi Indonesia. Walaupun secara keilmuan masih harus dikaji lebih dalam lagi, namun fenomena jumlah haji yang besar dan peringkat negara terkorup adalah sudah jelas didepan mata.

Hubungan tersebut manjadi anomali, satu sisi adalah proses ritual agama yang diharapkan akan memberikan kesadaran spritual dan moral, sedangkan sisi lain adalah gambaran kerusakan moral. Lalu letak kesalahannya dimana ? Memang koruptor tidak selalu orang Islam, tapi kenyataannya Indonesia penduduknya adalah mayoritas muslim dibuktikan dengan jumlah kuota haji yang terbesar di dunia.

Saya sendiri pernah punya atasan yang setiap tahun dipastikan pergi ke tanah suci, baik pergi haji atau sekedar melakukan umroh. Tapi untuk melihat prilaku kesehariaannya adalah sangat jauh dari tipikal seorang muslim yang baik. Baik status perkawinannya yang selalu tidak jelas atau hubungan dengan bawahan yang selalu menekan dlsb. Fenomena mantan atasan saya tersebut kadang membuat saya tak habis pikir dan selalu bertanya-tanya buat apa fungsi pergi ketanah suci untuk ibadah tersebut ? Lain halnya jika dia melakukan bisnis ekspor impor korma atau onta barangkali.

Di beberapa tempat sering saya mendengar sebutan ‘Haji Judi’ yaitu pak haji yang doyan main judi, ‘Haji Kawin’ yaitu pak haji yang tukang kawin dan melebihi takaran syariah alias doyan ‘daun muda’, lalu ada ‘Haji Rentenir’, ‘Haji Mabok’, ‘Haji Preman’ dan ‘Haji Koruptor’ yaitu haji yang dibiayai dari duit hasil korupsi, dlsb. Namun disisi lain tidak sedikit haji-haji yang mabrur yaitu pribadi yang telah tercerahkan dan mendapat petunjuk dari Allah SWT sehingga ketika memperoleh pengalaman haji mereka berubah menjadi lebih baik.

Rukun Islam ada lima (5) perkara :

(1) Mengucap dua kalimah syahadat

(2) Sembahyang lima waktu

(3) Menunaikan zakat

(4) Berpuasa sebulan dalam bulan Ramadhan

(5) Menunaikan haji ke Baitullah (Mekah) jika mampu.

Kelima rukun Islam tersebut wajib di jalankan kecuali menunaikan haji karena dibatasi oleh kemampuan finansial. Untuk keempat rukun lainnya biasanya setiap muslim umumnya mampu untuk menjalankannya. Termasuk zakat, kadangkala ada seorang muslim yang miskin dan bersahaja tetap berzakat, ia tidak mau dimasukkan kepada golongan mustahik.

Karena haji mempunyai syarat kemampuan finansial, maka disinilah letak keistimewaan haji yang punya ukuran ‘gengsi’. Dibeberapa tempat di Indonesia gelar ‘haji’ akan otomatis menaikkan status mereka dimata masyarakat sekitar. Minimal kalo jumatan berhak mendapat shaf paling depan atau malah jadi saksi nikah. Bahkan muncul mitos jika sudah berhaji sebanyak 9 kali akan terbebas dari api neraka, walaupun tidak jelas apakah dia menjalankan ibadah Islam lainnya seperti sholat, puasa dan menghormati tetangganya.

Disinyalir gelar haji hanya muncul di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya saja tidak pernah di tulis dan di kutip dengan gelar haji didepannya. Termasuk pula keempat Imam pengembang mazhab yang kita hormati. Diluar negeri sendiri jarang dicantumkan gelar haji atau al-hajj sampai kepada tanda pengenal resminya. Bisa disimpulkan bahwa gelar haji disini banyak diselewengkan hanya menjadi urusan narsisme belaka, sekedar untuk mendapat privilege di masyarakat, bukan lagi keikhlasan ibadah hanya untuk Allah semata.

pilgrim-at-mosque-wp-cc-ali-mansuri1

Kita mesti menyadari fungsi ibadah haji secara lebih mendalam. Mungkin jika Nabi Muhammad saw tidak melakukan dan mencontohkan ibadah haji, maka fenomena haji itu hanya sekedar menjadi urusan sejarah tentang Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as. Namun Allah SWT mempunyai maksud lain yang lebih baik bagi umat muslim seluruh dunia. Para pelaku haji itu sendiri yang harus menggali makna ibadah dan manfaat dari prosesi haji yang dijalaninya.

Tetapi  satu hal yang terbukti adalah, tanah suci Mekkah mampu menyatukan dan membuka sudut pandang lebih luas tentang Islam. Seperti perkataan mendiang Malcolm X yaitu :

“Perjalanan haji telah membuka cakrawala berpikir saya dengan menganugerahkan cara pandang baru selama dua pekan di Tanah Suci. Saya melihat hal yang tidak pernah saya lihat selama 39 tahun hidup di Amerika Serikat. Saya melihat semua ras dan warna kulit bersaudara dan beribadah kepada satu Tuhan tanpa menyekutukannya. ……………………”.

http://id.wikipedia.org/wiki/Malcolm_X

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada mereka yang ikhlas menjalankan ibadah Haji dan berharap akan mendapatkan pencerahan dan petunjuk dari Allah, doa saya semoga mereka dapat menjadi Haji yang Mabrur dan dapat memberikan perubahan yang semakin baik khususnya untuk diri sendiri dan lingkungannya, Amin.

Tags: , ,

Posted by: goofy | 12 October 2010

Ekonomi Tanpa Bubble

wall_street_on_page1

Belum lama ini saya menonton film Wall Street – Money Never Sleeps, yang dibintangi oleh aktor kondang hollywood Michael Douglas dan Shia Le bouf. Film ini berlatar belakang krisis global 2008 yang diakibatkan oleh kredit macet perumahan di Amerika Serikat, yang berimbas kepada kejatuhan harga saham Wall Street dan sebagian perekonomian dunia.

Kenyataannya kadangkala di balik krisis tersebut ada beberapa orang atau institusi yang dapat mengambil keuntungan dengan memperoleh aset-aset perusahaan dengan harga yang di obral habis-habisan. Seperti peristiwa 9/11, hampir seluruh perusahaan airlines di Amerika hampir bangkrut dan nilai sahamnya jatuh, namun ada sekelompok pemodal yang memborong kepemilikannya.

Ringkasnya di film ini, Bretton James (Josh Brolin) seorang hedge fund manager yang sukses dapat melakukan “insider trading” secara tidak langsung melalui sebuah perusahaan yang dikontrolnya (Locust Fund). Jacob (Shia LeBouf) dibantu oleh calon mertuanya Gordon Gekko (Michael Douglas) akhirnya dapat membuka praktek kotor tersebut dan menyeret Bretton James ke pengadilan.

Resesi ekonomi kadangkala terjadi dan sering diistilahkan dengan pecahnya bubble ekonomi tersebut. Para analis dan pengamat ekonomi biasanya jauh-jauh hari sudah dapat memprediksi tumbuhnya bubble-bubble tersebut, dan sebisa mungkin dibuat kebijakan-kebijakan untuk mencegah bubble itu pecah. Tetapi karena spekulasi, keserakahan dan rekayasa para pemodal besar bisa membuat bubble menjadi pecah.

Pertanyaaannya adalah apakah bubble ekonomi tersebut ? dalam Wikipedia disebutkan sebagai berikut :

Gelembung ekonomi (economic bubble), gelembung spekulatif, atau gelembung keuangan adalah “perdagangan dalam volume besar dengan harga yang sangat berbeda dengan nilai intrinsiknya”.(Dalam kata lain: memperdagangkan produk atau aset dengan harga yang lebih tinggi daripada nilai fundamentalnya.)

Pada paragraf lain dijelaskan:

Ahli ekonomi menggunakan istilah “gelembung” untuk peningkatan harga aset secara ekstrem berdasarkan harapan kenaikan harga di masa depan dan tanpa dukungan fundamental ekonomi, dan lazimnya diikuti kenyataan yang bertolak belakang dari harapan, dan anjloknya harga-harga. Tulip mania di Belanda (1646) dan gelembung saham South Sea Company (1719-1720) adalah contoh tipikal dari gelembung spekulasi. Di Jepang, penggelembungan harga aset terjadi pada akhir 1980-an.

Ada suatu disparitas antara harga pasar dan harga sebenarnya. Perbedaan itu umumnya disebabkan oleh banyak faktor seperti psikologis pasar serta supply dan demand. Jika komoditi tersebut adalah barang produksi, mungkin bisa jadi sangat wajar karena dipengaruhi siklus produksi, cuaca, bahan baku, distribusi, barang subtitusi dan lain sebagainya.

Jika komoditi itu berupa uang, maka indikatornya adalah bunga yang ditetapkan sebelumnya dengan konsep ‘Time Value of Money’. Dasar perjanjian hutang piutang itu dibuat hitam putihnya diatas kertas yang sering disebut sebagai ‘Paper’ atau surat hutang suatu perusahaan. Selanjutya ‘Paper’ tersebut diperingkat dan diperjual belikan di pasar dengan diskonto. Berpindah tangan dari satu pembeli ke pembeli lainnya, sambil diikuti transaksi derivatif lainnya. Harapannya semoga ‘Paper’ tersebut tidak ‘default’ atau gagal bayar ketika jatuh tempo.

Jika ‘Paper’ yang default hanya sedikit, maka ini adalah hal yang wajar saja dalam pasar uang. Tetapi jika mayoritas ‘Paper’ default kemudian terjadi efek berantai kepada pasar saham dan perbankan, maka bubble sudah pecah, karena terhentinya mesin ekonomi sektor rill akibat kebangkrutan.

Pertanyaan selanjutnya apakah ada sistem ekonomi dapat menghindari bubble ? paling tidak meminimalisasi resiko resesi. Lalu, apakah penyebab bubble itu sendiri ? Dengan mengabaikan tentang sistem ekonomi kapitalis atau sosialis, beberapa pendapat mengatakan bahwa jika suatu sistem ekonomi sudah terjebak pada sistem yang riba, maka fundamental ekonomi tersebut akan sangat rapuh karena diintai oleh resesi akibat adanya ketidakseimbangan dalam sistem tersebut.

Apakah sistem riba itu ? yaitu ketika uang sebagai alat tukar sudah menjadi komoditi, di perjualbelikan layaknya barang produksi. Di Amerika keuntungan dari pasar uang dan modal jauh lebih besar daripada keuntungan perdagangan sektor produksi riil. Bisa disimpulkan ketika klaim semua bankir suatu negara atas tagihan pokok dan bunganya melebihi dari nilai besaran transaksi ekonomi riil yang dibiayainya, maka selisih besaran itu adalah bubble ekonomi.

Apalagi jika transaksi ekonomi riil mengalami kelesuan dan tidak mampu lagi membayar beban pokok dan bunga, sedangkan disisi lain ‘argo’ bunga jalan terus tanpa melihat kondisi ekonomi, maka bisa jadi bubble itu menjadi pecah. Persis seperti yang terjadi pada krisis global 2008 yang diakibatkan oleh kredit macet perumahan di Amerika Serikat dan krisis di Indonesia akibat kredit macet properti tahun 1998.

Sistem ekonomi riba ini dapat juga menjadi alat penindas negara-negara kaya kepada negara-negara miskin seperti keterangan Wikipedia tentang buku ini:

Confessions of an Economic Hit Man adalah buku yang ditulis oleh John Perkins dan diterbitkan pada tahun 2004. Buku ini berisi catatan Perkins mengenai karirnya sebagai “perusak ekonomi” (economic hitman). Menurutnya, ia telah menulis buku ini sejak tahun 1980-an, tetapi “ancaman atau suapan seringkali membuatku berhenti.”

Menurut bukunya, tugas Perkins adalah meyakinkan pemimpin politik dan finansial negara berkembang untuk berutang besar dengan institusi seperti Bank Dunia dan USAID. Setelah tidak bisa membayar, negara tersebut dipaksa tunduk terhadap tekanan politik dari Amerika Serikat mengenai berbagai masalah. Perkins menyatakan bahwa negara-negara berkembang dinetralkan secara politik, lalu jurang antara orang kaya dengan miskin diperlebar, dan ekonomi negara-negara tersebut dirusak untuk jangka panjang.

the-real-iwo-jima-300x241

Peace….


Tags: , , , , , , , ,

Older Posts »

Categories